Jenis-Jenis Chassis Bus
1. Berdasarkan Posisi Mesin
Front Engine (Mesin Depan)
Mesin berada di depan, dekat kursi sopir.
Lebih mudah dirawat, biaya perawatan murah.
Contoh: Hino RK8, Mercy OF 917.
Rear Engine (Mesin Belakang)
Mesin ada di belakang, bus lebih senyap dan nyaman.
Cocok untuk bus premium & perjalanan jauh.
Contoh: Mercy OH 1626, Scania K410IB.
Mid Engine (Mesin Tengah)
Mesin di tengah bawah lantai bus.
Lebih jarang dipakai, tapi distribusi beban lebih seimbang.
2. Berdasarkan Jumlah Sumbu (Axle)
Single Axle (2 sumbu / 4x2)
1 roda depan + 1 roda belakang.
Umumnya untuk medium bus dan big bus standar.
Tronton (3 sumbu / 6x2 atau 6x4)
Tambahan satu axle di belakang.
Bisa menampung lebih banyak penumpang/bagasi, lebih stabil.
Dipakai pada bus besar, high deck, hingga double decker.
3. Berdasarkan Konstruksi Rangka
Ladder Frame (Rangka Tangga)
Rangka baja memanjang dengan cross member.
Paling banyak dipakai, kuat dan fleksibel untuk berbagai karoseri.
Monocoque (Integral)
Rangka menyatu dengan bodi.
Lebih ringan, efisien, dan modern.
Banyak dipakai di Eropa untuk bus kota & premium.
---
👉 Jadi, secara umum jenis chassis bus dibedakan dari posisi mesin, jumlah sumbu, dan konstruksi rangka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar