Penjelasan Chassis Bus
Chassis bus adalah kerangka utama yang berfungsi sebagai pondasi dari seluruh struktur bus. Bisa dibilang chassis adalah “tulang punggung” kendaraan, karena di atasnya dipasang mesin, sistem transmisi, suspensi, roda, kemudi, tangki bahan bakar, hingga bodi bus.
Ada dua tipe umum:
1. Chassis ladder frame (rangka tangga): terdiri dari dua batang baja memanjang yang dihubungkan dengan cross member. Tipe ini paling banyak dipakai di Indonesia.
2. Chassis monocoque: rangka dan bodi menyatu, lebih ringan dan modern, biasanya untuk bus kelas premium.
Chassis harus kuat karena menanggung beban mesin, penumpang, bagasi, sekaligus menahan getaran dan guncangan saat bus berjalan.
---
Ukuran Panjang dan Lebar Chassis Bus
Ukuran chassis bervariasi tergantung pabrikan (Mercedes-Benz, Hino, Scania, Volvo, dll) dan jenis bus (medium, big bus, atau ultra high deck).
Medium Bus:
Panjang: ± 7–9 meter
Lebar: ± 2,2–2,3 meter
Big Bus (Umum di Indonesia):
Panjang: ± 11–12 meter
Lebar: ± 2,4–2,5 meter
Maxi/Double Decker Bus:
Panjang: hingga ± 13,5 meter
Lebar: ± 2,5 meter
Standar internasional biasanya mengikuti regulasi, misalnya ECE (Eropa) atau Perhubungan di Indonesia yang membatasi lebar bus maksimal 2,5 meter.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar